Les, Guru, Tutor Privat matematika di Jakarta


Belajar Matematika yang Menyenangkan

Guru Les privat Jakarta – Cabang ilmu yang mempelajari tentang bilangan-bilangan salah satunya adalah matematika. Matematika juga dapat diartikan sebagai analisis suatu pola dan hubungannya, suatu jalan atau pola berpikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu alat. Meski matematika cenderung menjadi salah satu mata pelajaran yang tidak diminati siswa, namun sebetulnya ilmu matematika sangat bermanfaat bagi kehidupan. Matematika sulit dipelajari dan sulit diajarkan karena objek yang dipelajari bersifat abstrak yaitu angka atau bilangan dan memiliki hirarki yang tegas serta banyak manipulasi lambang.

Sejak dini seorang anak sudah diberi pelajaran dasar-dasar matematika. Seperti misalnya penambahan atau pengurangan. Di sekolah anak-anak mulai diajarkan matematika secara kompleks. Namun kenyataannya, proses pembelajaran matematika dirasa selalu menemui kendala. Tentu ini bisa dilandasi banyak faktor salah satunya sulitnya menentukan metode belajar dan kurangnya minat belajar siswa. Namun, suatu pembelajaran akan mempunyai mutu yang tinggi apabila guru mempunyai mutu yang tinggi pula, sedangkan mutu guru sangat ditentukan oleh pemahamannya tentang metode yang diterapkan dalam pembelajaran materi matematika.

Pembelajaran matematika di sekolah dirasa kurang memenuhi kebutuhan siswa dalam mengolah materi. Maka perlu adanya penambahan extra school atau biasa dikenal dengan bimbingan belajar.  Di bimbingan belajar siswa dapat memeroleh pembelajaran yang lebih inovatif dibanding hanya di sekolah. Banyak metode belajar yang diterapkan oleh para guru dan tutor kompeten. Sebagai contohnya model pembelajaran matematika dimulai dengan mengangkat situasi dari kehidupan sehari hari yang kemudian disederhanakan dalam bentuk soal cerita. Kemudian para siswa diminta memodelkan dengan model mainan (bisa berupa balok, stik es krim, dll) atau model gambar sebelum akhirnya membuat kalimat matematika. Proses ini biasanya dilakukan dalam dua arah sehingga hasilnya akan optimal. Cara ini juga nantinya diharapkan siswa dapat mengembangkan daya imajinatif, kreatif, dan fleksibel, sistematik, independen dalam berpikir dan bertindak, bekerja sama, dan cermat. Serta sikap positif terhadap matematika antara lain: terpesona dengan matematika; berminat dan termotivasi; gembira dan menyukai matematik; menghargai maksud, kekuatan, dan relevansi matematika dalam kehidupan; kepuasan yang tumbuh dari keberhasilan dan keyakinan akan kemampuannya mengerjakan matematika.

 



Leave a reply

two × 4 =